Minggu, 24 November 2013

Persatuan Kepala Madrasah Se Kecamatan Pragaan Gelar Rapat Bersama Pengawas di An-Najah I




Para kepala Madrasah  tingkat MTs.-MA sekecamatan Pragaan menggelar rapat bersama Pengawas di Lembaga Pendidikan Islam Yayasan An-Najah I Karduluk Pragaan Sumenep Madura. Rapat gabungan tersebut bertempat diruang masjid At-Taqwa pada hari Sabtu, tanggal 23 Desember 2013 membahas tentang isu-isu terkini menjelang plaksanaan semester satu  tahun pelajaran 2013-2014, disamping itu juga membahas hasil akreditasi dan visitasi sepuluh lembaga yang melaksanakan akreditasi tahun 2013. Hadir dalam acara tersebut Pengawas pendidikan Madrasah bagian wiilayah kecamatan Drs. H. Abd. Wahab, dalam sambutannya wahab menyampaikan beberapa hal mengenai hasil akreditasi dan visitasi sepuluh lembaga yang kena akreditasi tersebut, diantara ada beberapa lembaga yang nilainya mengarah ke nilai B tetapi ada juga yang kemungkinan besar mendapat nilai C menlihat hasil visitasi dari lembaga tersebut, Cuma wahab tidak menjelaskan lembaga mana yang mendapat nilai C dan juga nilai B sambil menunggu hasil pasti dari BAN (Badan Akreditasi Nasional). Di bagian akhir sambutannya wahab juga menyampaikan informasi berharga kepada semua kepala Madrasah terkait dengan pencairan Tunjangan Profesi Pendidi(TPG) yang dalam waktu dekat akan dicairkan dengan catatan semua guru sertifikasi yang sudah memiliki NGR harus segera menyerahkan pemberkasan. Pemberkasan yang dimaksud meliputi; SKMT, Surat pernyataan kinerja materai 6000, surat pernyataan bukan PNS yang juga bermatrai, foto copy RPP yang dilegalisir dll. Berkas pengajuan terakhir masuk ke Kemenag Sumenep Tanggal 26 November 2013. Sementara itu kepala Madrasah al-Hayyan Abd. Wali, S.Pd.I, kepada penulis berita ini menuturkan bahwa informasi ini akan segera di sampaikan kepada semua guru sertifikasi di lembaganya, walaupun dirinya masih belum sertififikasi tetapi sebagai pengelola Lembaga saya harus menyampaikan. tuturnya’(as). 


Selasa, 12 November 2013

Akreditasi di MTs. An-Najah I berlangsung lancar




Program akreditasi yang dilaksanakan oleh Badan Akreditasi Profinsi(BAP)S/M Jawa Timur di MTs. An-Najah I pada hari senin tanggal 11 November 2013 berlansung dengan tertib aman dan lancar, hal ini disampaikan oleh Kepala MTs. An-Najah I Muhammad Imam, S.Ag. usai acara evaluasi visitasi akreditasi di Aula Mini MTs. An-Najah I. Acara tersebut berlangsung dengan tiga sesi.
1.       Pembukaan
Sesi pertama dilaksanakan acara pembukaan yang diisi dengan acara sambutan sekaligus ucapan selamat datang oleh Kepala MTs. An-Najah I, yang kedua sambutan dan pengarahan dari Tim Asesor BAP Jawa Timur yang disampaikan oleh Bapak Suja’I dari Kanwil Kementrian Agama Jawa Timur. Dalam sambutannya suja’i menyampaikan beberapa hal terkait dengan  program Akreditasi yakni pentingnya melaksanakan Trilogi Kementrian Agama yakni  Akreditasi, Sertifikasi dan Standarisasi.
2.       Visitasi
Sesi kedua dilangsungkan acara visitasi, acara ini dilaksanakan di dua tempat yang berbeda. Satu asesor memilih di Kantor MTs. An-Najah I yakni Suja’I untuk melakukan visitasi, sementara Jumhur Rasyid memilih diluar kantor dan langsung memantau kekelas dengan didampingi oleh kepala MTs., Kepala Tata Usaha dan dewan guru. Sementara untuk suja’I di hadapi oleh PKM Kurikulum, PKM Kesiswaan, PKM Sarana, Bendahara dan kepala Laboratorium.
Dari delapan Standar  yang terdiri dari ; Standar Isi, Standar Proses, Standar Kompetensi Lulusan,
Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan, Standar Sarana dan Prasarana, Standar Pengelolaan, Standar Pembiayaan dan Standar Penilaian dengan 169 instrumen pertanyaan dapat di jawab dengan tuntas oleh Kepala MTs., PKM, dan dewan guru dengan menunjukkan bukti fisik kegiatan di MTs. An-Najah I. perangkat bias diunduh di sini:http://www.ban-sm.or.id/content/instrumen-smp-mts
3.       Evaluasi
Sesi ketiga dilanjutkan dengan acara evaluasi yang dilangsungkan di aula Mini MTs. An-Najah I, dalam acara tersebut pihak asesor menyampaikan beberapa hal dari hasil visitasi yang disampaikan oleh Jumhur rasyid. Dalam sambutannya jumhur merasa salut dan bangga terhadap MTs. An-Najah I baik dari  segi sambutan yang luar biasa dari keluaga besar MTs. An-Najah I juga dari Pihak Yayasan, juga dari  segi pengeloaan kelembagaan , kondisi guru dan murid serta sarana dan prasarana di MTs. An-Najah I, sehingga menurut Jumhur pria asli dari Kabupaten Bangkalan ini menyatakan “bahwa kami(asesor BAP) merasa tidak pantas untuk menilai MTs. An-Najah I ini dengan Predikat nilai  C, tetapi untuk memberikan predikat nilai A saya musti harus istikharah dulu sembari tersenyum dengan disambut tepuk tangan yang meriah oleh dawan guru yang hadir di acara evaluasi visitasi tersebut”. 

Setelah melaksanakan Akreditasi dan visitasi di MTs. An-Najah I, Tim Asesor melanjutkan kegiatan yang sama di MTs. Al-Islamiyah Prenduan Sumenep Madura(as).

Selasa, 05 November 2013

Refleksi Bulan Muharram 1435 Hijriyah

Oleh : Asis, Guru biasa di Lembaga Pendidikan Islam Yayasan An-Najah I Karduluk


 Tulisan ini dikutip dari Prof. Dr. Moh. Ali Aziz, MA, salah seorang guru besar di IAIN Surabaya.
Tak terasa kita sudah kembali memasuki Bulan Muharram, tahun baru 1435 hijriyah yang juga bertepatan dengan tanggal 05 November 2013 masehi, kita sudah lebih tua. Mungkin di antara pembaca ada yang dicatat oleh Allah mati setelah pensiun, atau baru saja terdaftar sebagai pegawai pada suatu instansi. “Allah menciptakan kamu, kemudian mewafatkan kamu; dan di antara kamu ada yang dikembalikan kepada umur yang paling lemah (pikun), supaya dia tidak mengetahui lagi sesuatupun yang pernah diketahuinya. Sungguh, Allah Maha Mengetahui lagi Maha Kuasa. (QS. An-Nahl [16]:70)
Ayat di atas juga menunjukkan bahwa orang yang diberi kesempatan hidup sampai tua, ia tidak lagi sempurna ingatannya, dan terbatas pengetahuannya, seperti  bayi dan anak-anak.  Allah SWT berfirman, “Dan barangsiapa yang Kami panjangkan umurnya niscaya Kami kembalikan dia kepada kejadian (awalnya). Maka apakah  mereka tidak memikirkan? (QS. Yasin [36]:68).
Rasulullah diberi hidup oleh Allah SWT selama 63 tahun Hijriyah atau 61 tahun menurut hitungan tahun Masehi. Bagi orang sesuci beliau, bekal untuk menghadap Allah tentu sudah cukup dengan usia sebanyak itu. Beliau tekun beribadah dan seringkali menangis tersedu-sedu ketika memohon ampunan Allah, padahal ia tidak punya dosa. Bagi kita, usia 61 tahun, terlalu singkat untuk mengumpulkan bekal menghadap Allah SWT. Kita berharap diberi usia lebih lama dari usia Nabi. Untuk itu kita wajib berusaha menjaga kesehatan dengan pola hidup sehat sebagaimana dicontohkan Nabi. Ada lagi kiat panjang umur yang diberikan Rasulullah Saw, yaitu menyambung tali persaudaraan. Rasulullah Saw bersabda,”Barangsiapa ingin dimudahkan rizkinya dan ditunda ajalnya (dipanjangkan usianya) hendaklah ia menyambung tali persaudaraan” (HR. Bukhari dari Anas bin Malik r.a).
Berdasar hadis di atas, timbul pertanyaan: bisakah umur manusia diperpanjang? Muhammad Ibrahim An-Nu’aim dalam bukunya Kaifa Tuthilu Umrakal Intajiy (Misteri Panjang Umur) menjawab bahwa menambah jatah umur manusia bukanlah hal yang sulit bagi Allah. Sekalipun umur manusia telah ditulis di sisi-Nya, namun adalah hak mutlak Allah untuk  merubah atau menghapuskannya. Hanya Allah yang berhak merubah atau menghapus catatanNya.  Nabi dan Malaikat tidak bisa melakukannya. “Allah menghapus apa yang Dia kehendaki dan menetapkan (apa yang Dia kehendaki), dan di sisi-Nya-lah terdapat Ummul-Kitab (Lauh Mahfuzh”) (QS.Ar-Ra’d [13]:39).
Dengan kekuasaan mutlak Allah itu, bisa saja seseorang telah ditetapkan batas umurnya, namun karena ia bersilaturrahim dan banyak berdoa, maka Allah Yang Maha Kuasa dan Maha Pemurah merubah ketetapan-Nya dan memberi tambahan umur kepadanya.
Ada juga pendapat lain bahwa umur manusia tidak bisa ditambah atau dikurangi, karena sudah ditetapkan Allah sebelum kelahirannya (QS. Fathir [35]: 11 dan Qs Al A’raf [7]:34). Kita hanya bisa meminta tambahan berkah atau kualitasnya. Artinya hitungan usia kita memang pendek, namun karena banyak ibadah, maka usia yang pendek menandingi usia ratusan tahun orang lain, khususnya umat sebelum nabi Muhammad SAW. Misalnya, usia muslim sehari bisa dinilai Allah setara dengan lima tahun. Setahun bisa setara dengan 3.800 tahun jika mengikuti petunjuk Rasulullah SAW berikut, “Barangsiapa berjalan ke masjid untuk shalat fardhu secara berjamaah, maka shalatnya setara dengan sekali ibadah haji.”(HR Ahmad dan Abu Dawud r.a).
Shalat berjamaah lima kali sehari berarti sama dengan lima kali ibadah haji. Padahal haji hanya bisa dikerjakan setahun sekali. Jika seseorang menjalankan shalat berjamaah setahun penuh tanpa absen, maka usia setahun itu sama dengan 3.800 tahun. (5 x 360 hari = 3.800). Pada bulan suci Ramadlan, juga bisa seseorang yang memperoleh sehari sama dengan 1000 bulan atau 83 tahun, jika bersungguh-sungguh beribadah pada malam lailatul qadar.
Menurut Nabi SAW, “Umur umatku antara enam puluh sampai tujuh puluh tahun, dan sedikit sekali yang lebih dari itu” (HR Tirmidzi dari Abu Hurairah r.a). Sekalipun pendek, kita berharap usia kita bernilai ratusan ribu tahun karena berkah kebaikan yang kita lakukan. Inilah usia yang terbaik, sebagaimana hadis Nabi, ”Orang yang terbaik adalah yang panjang umurnya dan baik perbuatannya” (HR Ahmad dari Abu Bakrah r.a.)

Sabtu, 02 November 2013

Rapat Persiapan Menjelang Akreditasi MTs. Tahun 2013

Bertempat di aula MTs. An-Najah I lt.II dilangsungkan rapat persiapan menjelang Akreditasi   MTs. An-Najah I tahun 2013. Hadir dalam acara tersebut seluruh  dewan guru MTs. An-Najah I, seluruh PKM. MTs. An-Najah I. Rapat dipimpin langsung oleh Kepala MTs. An-Najah I Muhammad Imam, S.Ag. Menurutnya ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan, selain beberapa instrumen pertanyaan yang harus dijawab disertai dengan bukti fisik, juga harus dipersiapkan foto dokumen antara lain:
  1. Rekomendasi dari Kemenag
  2. Foto Papan Nama Madrasah 
  3. Foto Ruang Kepala
  4. Ruang TU
  5. Foto Perpustakaan
  6. Foto Ruang Kelas
  7. Denah Ruang Kelas
  8. Inventaris Kelas
  9. Identitas siswa lengkap
  10. Ruang UKS
  11. SK Komite
  12. Daftar Hadir Komite
  13. Daftar Siswa tiap Kelas
  14. Ijin Oprasional
  15. Surat2 tanah
  16. Rekening Listrik
  17. Rekening Koran
  18. Lulusan terakhir DNS, DNT, Peserta UN, Denah Peserta dan SK Panitia.
  19. Visi Misi MTs. An-Najah I
  20. dll.  

Jika tidak ada perubahan, pelaksanaan akreditasi untuk MTs. An-Najah I akan diakreditasi pada hari senin, tanggal 11 November 2013. Pada hari tersebut akan ada dua lembaga yang akan diakreditasi oleh tim Asesor masing-masing MTs. An-Najah I dan MTs. Al-Islamiyah Prenduan Sumenep.(as).