Selasa, 31 Desember 2013

Penyerahan Raport An-Najah I Siswa diminta Tingkatkan Prestasi



Setelah menyelesaikan proses belajar mengajar selama satu semester gasal untuk tahun pelajaran 2013-2014, kini tiba saatnya bagi para siswa melihat hasil belajar mereka dalam bentuk buku Laporan Penilaian Hasil Belajar (raport). Buku kecil itu merupakan rekam jejak hasil belajar siswa selama duduk dibangku madrasah, mulai dari MI An-Najah I, MTs.An-Najah I  hingga Sekolah Madrasah Aliyah An-Najah I yang telah selesai melaksanakan acara tersebut. Setiap siswa tentu menginginkan hasil belajarnya bagus, minimal diatas kriteria ketuntasan minimal (KKM) kalau tidak mau disebut  raportnya “panen cabe”. Malah mereka tentu berharap mendapat peringkat terbaik di kelasnya masing-masing, kalau bisa  peringkat satu tingkat madrasah.
Demikian juga dengan siswa MTs. An-Najah I yang telah melaksanakan penyerahan raport pada hari senin 30 Desember 2013 bertempat di halaman MTs. An-Najah I. dalam sambutannya kepala MTs. An-Najah I Muhammad Imam, S.Ag. meminta kepada semua siswa MTs. untuk tetap semangat mengikuti kegiatan belajar mengajar(KBM) terutama menghadapi kurikulum 2013. “Raport yang akan kalian terima merupakan hasil belajar selama semester ganjil, dan hasilnya bisa dilihat sendiri yang sesaat lagi akan disampaikan oleh wali kelas masing-masing”, tuturnya. Lebih lanjut imam sapaan akrapnya juga menyampaikan terima kasih kepada semua panitia pelaksana Program Class Meting yang telah menguras waktu dan tenaga untuk mengsukseskan acara tersebut utamanya kepada PKM Kesiswaan. Dan seperti halnya perlombaan, hasil belajar siswa tentu tidak ada yang sama karena tingkat intelensia yang berbeda, cara belajar yang berbeda, motivasi yang berbeda, dan dukungan orang tua dan lingkungan yang berbeda.
Satu hari kemudian tepatnya di penghujung tahun 2013, Selasa 31 Desember 2013 MA An-Najah I dan MI An-Najah I menggelar acara yang sama. MA An-Najah I digelar di aula MA An-Najah I lt.II dengan mengumpulkan seluruh siswa-siswi dan dewan guru. sementara MI An-Najah I mengumpulkan walinya dan mengambil tempat di aula MI yang baru. Sementara Kepala Madrasah An-Najah I Moh. Shobri, S.Pd.I dalam sambutannya pada acara Penyerahan Hadiah Juara Class Meeting dan Juara Umum Penilaian Hasil Belajar mengatakan bahwa hasil belajar ini bisa kita jadikan pedoman untuk memperbaiki pencapaian yang telah diraih, bagi yang nilainya tidak memuaskan akan menjadi pendorong agar mau belajar lebih giat lagi untuk memperoleh hasil yang lebih baik, sedangkan untuk siswa yang meraih nilai bagus janganlah merasa puas dan berbangga diri dengan hasil yang telah diperolehnya, sebab mempertahankan apa yang sudah diperoleh jauh lebih sulit dibandingkan dengan meraihnya.“Buku Laporan Penilaian Hasil Belajar yang akan kalian terima nanti merupakan hasil kerja keras kalian selama ini, yang belajar dengan sungguh-sungguh tentu akan memetik hasilnya, sedangkan yang malas belajar tentu akan menerima akibatnya. Dengan melihat hasil belajar kalian selama satu semester ini kalian bisa menjadikannya pendorong untuk memperoleh hasil yang lebih baik lagi. Yang memperoleh nilai bagus janganlah merasa sombong dan berpuas diri, teruslah belajar untuk mempertahankan prestasi. Yang nilainya jelek, janganlah berkecil hati, kesempatan masih ada selagi kalian mau memperbaiki diri,” ungkap Shobri saat menyampaikan sambutannya.
Mendung tebal yang diikuti rintik hujan di pagi hari tidak membuat ibu wali MI An-Najah I kehilangan semangat untuk mengahadiri acara penyerahan raport, seperti yang dituturkan oleh Basyirah pada blog ini, ketika ditanya “mak apulabbu bi”? area terro taoa nilaia jebbinga cong. tutur ibu dua anak yang juga istri dari salah satu guru senior An-Najah I bapak Mufti Zain. Pada acara yang berlangsung segitar jam 08.00 kepala MI An-Najah I Azizan, S.Pd.I dalam sambutannya menekankan pada tiga hal; pertama meminta dukungan wali dalam hal meningkatkan belajar siswa dirumah karna disinyalir rata-rata wali masih banyak yang kurang perhatian terhadap belajar siswa. Kedua performance siswa dalam hal kedisiplinan dan kerapian. Tiga wali juga di minta untuk memikirkan terhadap kondisi fisik madrasah yang masih dalam proses penyelesaian. “Ya masih banyak yang kurang perhatian terhadap anaknya sendiri” ungkapnya.
Pada acara pembacaan rangking  kelas MTs. An-Najah I yang dibacakan di Halaman madrasah tersebut seluruh siswa hening mendengarkan kemudian bersorak gembira kala namanya disebutkan. Dari 214 siswa yang terbagi kedalam 9 rombel, ternyata siswa kelas VIIA atas nama Zainul Firdaus  berhasil mengalahkan kakak-kakak kelasnya dengan nilai rata-rata 89,23 sebagai juara umum pertama. Semetara di MA Aliyah An-Najah I juara umum diraih oleh Faridatul Hasanah kelas XII dengan nilai rata-rata 80,5.  Di MI An-Najah I diraih oleh anak yang bernama Salma siswi kelas V Sunan kali Jaga dengan nilai rata-rata 90,48.  Hadiah berupa bingkisan dan piagam diserahkan langsung oleh Kepala Madrasah masing-masing.(as)

Foto Dokumen Lainnya:







Rabu, 11 Desember 2013

TRIO KEPALA MADRASAH AN-NAJAH I SIAP LAKSANAKAN KURIKULUM 2013




Azizan, S.Pd.I Kepala MI An-Najah I
Muhammad Imam, S.Ag. Kepala MTs. An-Najah I
Moh. Shobri, S.Pd.I Kepala MA An-Najah I
Selama empat hari tiga kepala Madrasah di bawah naungan Yayasan An-Najah I, masing-masing kepala MI An-Najah I  Azizan, S.Pd.I, Kepala MTs. An-Najah I Muhammad Imam, S.Ag. dan Kepala MA An-Najah I Moh. Shobri, S.Pd.I mengikuti bimbingan teknis kurikulum 2013 di hotel utami Sumenep.  Penerapan Kurikulum 2013 untuk Implementasinya pada madrasah ibtidaiyah (MI), madrasah tsanawiyah (MTs), madrasah aliyah (MA), dan madrasah aliyah kejuruan (MAK) dilakukan secara bertahap mulai tahun pelajaran 2013/2014. Implementasi kurikulum pada MI, MTs, MA, dan MAK menggunakan pedoman implementasi kurikulum yang mencakup:

1.   Pedoman Penyusunan dan Pengelolaan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan;
2.   Pedoman Pengembangan Muatan Lokal;
3.   Pedoman Kegiatan Ekstrakurikuler;
4.   Pedoman Umum Pembelajaran; dan
5.   Pedoman Evaluasi Kurikulum.
Implementasi kurikulum sebagaimana pedoman diatas betu-betul akan diterapkan di Yayasan An-Najah I Karduluk, hal ini di sampaikan oleh kepala MTs. An-Najah I melalui PKM kurikulumnya Sahuri, M.Pd.I pada blog ini, bahkan dalam waktu dekat para kepala Madrasah yang ikut pelatihan siap menjadi tutor sebaya untuk melakukan bimbingan dan pelatihan kepada seluruh dewan guru di bawah naungan Yayasan An-Najah I. “Hanya saja ini semua bisa terlaksana kalau segala sesuatunya di tanggung Yayasan. Ya termasuk akomodasi dan fasilitas lainnya, ya kami siap melakukan bimbingan sesuai dengan kemampuan dan pengalaman yang kami peroleh dari pelatihan’’ ujarnya. Sementara pihak Yayasan ketika di konfirmasi melalui sekretarisnya Asis, S.H.I, M.Pd.I menyetujui usulan tersebut bahkan menurut alumni Pasca Sarjana IAIN Sunan Ampel Surabaya yang sekarang sudah berubah status menjadi UIN SAS ini, keinginan untuk mengadakan bimbingan dan pelatihan kurikulum 2013 sudah direncanakan sejak lahirnya Permendikbud RI Nomor 81A Tahun 2013 Tentang Implementasi kurikulum 2013, tetapi masih kesulitan untuk mencari tutor dan pembinanya. Nah sekarang karna para kepala madrasah sudah di latih dan dibimbing selama empat hari maka ini harus bisa dimanfaatkan untuk bisa mengetuk-tularkan ilmu-ilmu yang didapat selama pelatihan berkenaan dengan penerapan kurikulum 2013 kepada semua guru dibawah naungan Yayasan An-Najah I. Terpisah ketua umum Yayasan An-Najah I K.H. Abd. Wasik Bahar mengamini rencana tersebut. Bahkan menurutnya dalam waktu yang tidak lama lagi beliau juga punya keinginan untuk mengumpulkan seluruh dewan guru dibawah naungan Yayasan An-Najah I baik yang sudah tersertifikasi maupun yang belum tersertifikasi terkait dengan tugas dan kewajiban guru yang akan dikemas dalam acara Silaturrahmi Dewan Guru dan Bimbingan Teknis Kurikulum 2013(as).

Kamis, 05 Desember 2013

Kunjungan Kerja Presiden RI di Sambut Ribuan Pelajar





Kabupaten Sumenep daerah paling timur pulau Madura, kedatangan tamu kehormatan tepatnya pada hari Rabu tanggal 4 Desember 2013 yakni Prsediden RI Susilo Bambang Yudhoyono. Kedatangan Presiden ke 6 disambut ribuan pelajar dan masyarakat yang ingin melihat dari jarak dekat dengan orang nomor wahid di negeri ini. Tak ketinggalan ratusan siswa dan siswi Lembaga Pendidikan Islam Yayasan An-Najah I turut serta turun jalan dengan membentuk barisan memanjang kesamping dengan memegang bedera merah putih dengan ukuran kecil sambil dilambaikan untuk memberikan salam kehormatan dan ada juga yang hanya melambaikan tangan dan yel-yel hidup presiden, hidup presiden di sepanjang jalan raya tepatnya di depan Yayasan An-Najah I.

Siswi Maadarasah Aliyah An-Najah I melambaikan bendera merah putih
Mereka seakan tidak terasa walaupun menunggu lama di pinggir jalan raya karna menurut informasi bahwa rombongan Presiden akan melintas didepan LPI An-Najah I sekitar pukul 13.30, tetapi molor sampai dengan pukul 15.45 baru melintas.
Kunjungan Presiden ke Kabupaten Sumenep ini di prediksi hanya kunjungan yang pertama sekaligus yang terakhir selama menjabat sebagai Presiden RI. Oleh karnanya moment ini betul-betul di manfaatkan oleh masyarakat dan pelajar di Kabupaten Sumenep khususnya oleh ratusan pelajar LPI An-Najah I. Fathonah salah seorang siswi MA An-Najah I menuturkan perasaan haru dan bahagia karna bisa melihat langsung dari jarak yang paling dekat dengan Presiden. ‘’terus terang saya haru pak bisa melihat presiden kita, walaupun hanya melihat dalam beberapa detik saja itu sudah puas’’ tuturnya pada blog ini.
Fatonah dan Muflihah di depan gedung MA An-Najah I
Hal senada juga di ungkapkan oleh Muflihatul Khoiriyah yang juga mengungkapkan perasaan senang, Siswi yang juga duduk di bangku kelas XI ini menuturkan pada blog ini bahwa momen ini tidak akan datang untuk yang keduakalinya oleh karnanya menurut siswi yang juga pengurus OSIS MA ini tidak akan menyia-nyiakan kesempatan ini. ‘ya ini kesempatan pak saya senang walau hanya sebentar”.
Kehadiran Presiden RI yang mengendari mobil Mercedes bernopol INDONESIA didampingi oleh ibu Negara Ani Yudoyono, juga didampingi pejabat Pemerintah Provinsi Sokarwo beserta ibu Nina Karwo.  Sejumlah mentri pun juga ikut dalam rombongan tersebut seperti mensesneg Sudi Silalahi, Mendikbud Mohammad Nuh dan menteri yang lain yang tidak tampak dalam kaca mobil yang ditumpanginya. Maneger Persepam Madura Ahsanul Qosasi tampak juga dalam iring-iringan rombongan Presiden. Menurut Patmasari sisi kelas VIII MTs. Baha mobil pengiring presiden berjumlah 74 mobil mewah. “banyak pak semuanya berjumlah 75 mobil tidak termasuk spedanya.tuturnnya disela-sela krumunan murid yang hendak mau pulang kerumah masing-masing.
Menurut informasi bahwa rombongan presiden akan meninggalkan kabupaten Sumenep sekitar jam 09.30 dan diperkirakan akan melintas di depan LPI An-Najah I pada jam 10.00 pagi(as)





 Foto-foto lainnya.
Bapak Matrawi, S.Pd.I melintas didepan siswi MTs. An-Najah I sambil pegang saku kanan-kiri