Selasa, 30 September 2014

PERPUS MTs. AN-NAJAH I RAME PENGUNJUNG MINIM KOLEKSI BUKU



Minimnya koleksi buku di perpus MTs. An-Najah I tak membuat siswa-siswi enggan ke perpustakaan. Hal ini dapat diketahui dari daftar kunjungan di Perpus MTs. An-Najah I setiap harinya. Saat ini, proses pembelajaran tidak hanya tergantung dari apa yang dipaparkan guru di kelas. Justru saat ini, membutuhkan peran aktif dari siswa itu sendiri. Jika memang apa yang diberikan oleh guru di dalam kelas masih dianggap belum lengkap maka siswa saat ini dapat melengkapi dengan datang ke perpustakaan. Di sana akan didapatkan banyak buku yang berkaitan dengan apa yang dijelaskan dan kurang lengkap tersebut. Sehingga buku ini akan menjadikam pemahaman siswa menjadi lebih sempurna. Inilah fungsi yang paling besar dari adanya perpustakaan di sekolah. Dengan hal sederhana seperti ini, perpustakaan secara tidak langsung akan membantu siswa untuk mendapatkan pemahaman yang lebih sempurna. Tidak seperti jaman dahulu dimana keberadaan perpustakaan dan buku sangatlah terbatas. Kemampuan siswa akan sangat bergantung pada apa yang dipaparkan guru di dalam kelas. Siswa masih kesulitan untuk mendapatkan tambahan informasi tentang hal yang belum ia pahami. Yang dapat dilakukan hanya bertanya kembali kepada guru. Dan mungkin saja hal ini tak begitu mudah untuk dilakukan. Mengingat memang tugas guru tidak sebatas hanya mengajar siswa, guru pun juga punya aktivitas lainnya yang harus diselesaikan. Manfaat dari perpustakan sekolah juga bisa membuat siswa lebih disiplin dan bertanggung jawab . Saat meminjam buku, pihak perpustakaan pasti memberikan jangka waktu peminjaman. Hal ini tentu sangat baik untuk membangun kepribadian siswa. Hal ini disampaikan oleh kepala Perpustakaan MTs. An-Najah I, Fathorrasyid, S.H.I dikantornya pada blog ini. Menurutnya walaupun masih baru seumur jagung menjabat sebagai kepala Perpus karna baru mendapatkan SK definitif dari Kepala MTs. An-Najah I pada tahun  2014, tetapi ia akan berusaha untuk mengembangkan dan memajukan perpus MTs. An-Najah I. “ Ia saya baru diberi amanat oleh kepala MTs mulai tahun ini untuk mengelola Perpustkaan  tuturnya.
Kepala Perpustakaan MTs. An-Najah I
Lebih jauh Pa’ong panggilan akrabnya ini mengakui bahwa mengelola perpustakaan sekolah itu tidak mudah mengingat  selain memang mengelola perpustakaan merupakan  pengalaman pertama  juga didukung koleksi buku yang minim atau terbatas sehingga tidak memadahi  kebutuhan siswa-siswi. “ Bukunya terbatas sementara sementara siswa-siswi yang berkunjung setiap hari banyak mas”  ungkap alumni STAIN Pamekasan ini. Ia juga berharap pada pihak Madrasah atau pihak yang peduli terhadap Pendidikan  agar ada perhatian penuh terhadap Perpustakaan sehingga ia bisa menyumbangkan dana maupun koleksi buku pada Perpustakaan MTs. An-Najah I.
Dengan adanya perpustakaan MTs. An-Najah I , minat baca para siswa sedikit meningkat. Hal ini diakui oleh Kepala MTs. An-Najah I Muhammad Imam, S.Ag. dikantornya saat ditemui oleh blog ini, “Benar mas anak-anak memang didorong untuk membaca buku diperpustakaan dan itu saya sendiri yang memulai terutama yang berkaitan dengan materi saya yaitu IPS” pungkasnya sambil pamitan karna mau ke Kemenag untuk memngikuti rapat. Dengan sering membaca, otomatis bisa menambah wawasan para siswa dan meningkatkan kecerdasan mereka. Kita tahu bahwa buku adalah gerbangnya ilmu pengetahuan. Dan dengan membaca tentunya akan semakin menambah ilmu pengetahuan yang kita miliki. Terlebih ketika banyak jenis buku yang tersedia di perpustakaan serta kemudahan dalam mengakses semua buku tersebut, maka akan mempunyai kesempatan untuk mendapatkan dan membaca ragam buku yang ada. Sebagai sumber informasi yang cukup lengkap perpustakaan sangat membantu siswa dalam proses belajar(as). 

Foto Dukumen lainnya:



0 komentar:

Posting Komentar